Air mata terus
mengalir saat mengingat kembali kisah cinta yang kandas. Terkadang ingin
mengulang waktu untuk memperbaiki kisah itu, tapi apa daya lah diri ku ini.
Hanya seorang manusia biasa yang tak memiliki kekuataan apa-apa. Malam ini,
seperti malam-malam lainnya. Aku selalu berjanji tuk melupakan kisah itu dan
mengawali hari baru dengan senyuman. Tapi, tak ada yang berubah. Malam yang
akan datang, akan sama dengan malam-malam sebelumnya.
Terkadang saat aku tak
ingin mengingat kisah itu, aku menyanyikan lagu yang mengharu biru. Dan saat
itulah aku teringat seberapa manisnya kisah itu walau hanya sebentar. Bernyanyi
sammbil mengingat, membuat ku tak sadar menjatuhkan air mata. Air mata yang
pernah ku teteskan berharap kenangan itu hadir kembali. Pernah aku melihat dia
sudah menemukan pengganti ku. aku hanya bisa menahan perih saat dia
memperkenalkannya. Sakit ku rasa dan iblis dalam diri ku berbisik ingin
merebutnya kembali lalu membuat pengganti ku menangis, tapi aku masih memiliki malaikat dalam hati
nurani ku. jadi aku memilih melihat mereka berjalan berdua meski hati ini tak
pernah rela sedikit pun tak pernah. Setiap hari, aku berdoa pada tuhan
menginginkan yan terbaik untuk mu. Seperti sebuah lirik lagu "I wish
nothing but the best for you" itulah ungkapan dalam hati kku
sedalam-dalamnya.
Sesak rasanya untuk
mempercanyai sebuah kata-kata
"Tuhan menciptakan manusia
berpasang-pasang." jika kata-kata itu benar, mengapa selama ini aku
harus mengalami hal pahit seperti ini. Kata orang "hanya waktu yang dapat
menjawab." Sampai kapan pernyataan itu hilang? Waktu tak pernah menjawab
meskipun aku tanya beribu-ribu kali. Waktu hanya lewat layaknya angin yang
bertiup. Tuhan, jika kau memang menciptakan manusia berpasang-pasang, aku mohon
seklai saja tunjukan siapa pasangan ku agar rasa pahit ini hilang dan aku tak
lagi bertanya pada waktu yang berdiam. Tunjukan siapa dirinya tuhan.
Mantapkanlah hati ku, ubah hidup ku agar tak menjadi seperti pengembara tanpa
arah. Hapuskan rasa pedih ini seperti sedang menghapus tulisan dengan
menunjukan dia kepada ku. agar aku dengan nyaman dan tersenyum menunggunya di
waktu yang akan datang :')
0 komentar:
Posting Komentar