~~ Welcome HONEY ~~
Pagi yang indah membuat ku terasa segar kembali! Aku siap
dengan semua halangan yang akan datang pada ku hari ini! “Mia!! Jam berapa ini?
Sampai kapan kamu terdiam di kamar tidur mu?” suara mama terdengar sangat
keras. “iyyaa maa.”kataku dengan nada semangat. Aku adalah seorang gadis yang
berambut kerinting gantung bernama Mia El Salsabillah panggil saja Mia. “Mama,
Mia mau berangkat sekolah dulu!” ku kecup pipi mama dan menuju pintu keluar
rumah. Rumah ku dengan sekolah gak
jauh-jauh amat sih. Pagi ini yang akan ku lewati tantangan pertama
adalah membuka loker ku dan melihatnya apa ada surat kaleng yang di tempelkan
di dinding loker milik ku. setiap aku berangkat sekolah berharap surat itu
musnah dan tak akan pernah tertempel di dinding loker ku, tapi setiap ku
berharap seperti itu ujung-ujungnya masih ada juga surat kaleng tertempel di
loker. Surat yang tertempel bukan surat ancaman tapi surat cinta yang tak
tertulis nama seorang yang mengirim. Aku bakal beruntung jika surat itu berubah
ancaman karena jika ancaman akan ku laporkan ke guru, tapi surat cinta begini
bikin malu saja jika ku laporkan kepada guru.
“Aduuhhh..!! Princess Mia dapat surat kaleng cinta lagi yang
kata-katanya lebih so sweettt!!” terdengar suara laki-laki di belakang ku yang
bernama Sogy “Sudah ku bilang jangan ikut-ikutan baca surat orang lain dari
belakang,ssooooggyy!!” teriakan ku membuat semua anak berpaling pandang kepada
kami berdua. “Aduuhh Princes dan Princess satu ini benar-benar mesra yya
padahal ini masih pagi!” kata salah satu anak yang melihat diri ku karena
teriakan ku. “Apaan sih! Aku gak mau sama dia” protes ku pada anak itu. “Aku
juga gak mau sama dia.” Tambah Sogy. “Sudah! Jangan berkata begitu nanti jadi
suka beneran lho!” kata Jully sahabat setia ku sejak aku masih SD. “Kalian
berduakan mau menyusul Pangeran William dan Kate tto!!” kata-kata ngaco keluar
dari mulut Omar sahabat perjuangan dan sejati Sogy. “Aahh..!! tambah ngaco aja
ngomongnya.” Protes ku yang sedang memuncak tingkat kemarahan karena ocehan
teman-teman yang tak ada satupun betul. Ku tinggalkan Sogy bersama ocehan
anak-anak dan tak lupa aku ambil surat kaleng dari loker lalu ku sobek menjadi
berkeping-keping lalu ku buang ke tempat sampat yang bertuliskan SAMPAH KERTAS.
“ Brown-brown!! Hari ini surat kaleng cinta itu datang lagi
pada ku dan coba tebak apa yang terjadi! Seperti biasa Sogy membacanya dari
belakang ku lagi! Benar bikin kaget dan seperti biasa juga anak-anak
ngomong-ngomong yang gak bener semua. Gara-gara praktek speaking English
telling story kebetulan aku sama Sogy sama judul tentang film “Tangled”, aku di
bilang princess dan Sogy di bilang Princes. Malang bukan nasib ku ini? Selama
ini aku tak pernah mempunyai perasaan suka pada Sogy,memang itu salah? Tapi
kata Jully salah! Jully memang ngaco bilang yang tidak-tidak padaku. Dia bilang
aku itu punya rasa sama Sogy tapi belum ketemu dan pasti rasa itu muncul dan
tambah ngaco lagi Sogy itu malah sudah lama punya perasaan sama aku. Ngacokan?
Benar-benar ngaco yang di omongin Jully. Tapi kadang kala ku pikir-pikir sekali
lagi memang benar! Aku rasa punya rasa sama Sogy tapi aku tak tahu pasti kapan
aku mengatakan perasaan ini pada Sogy. Sogy memang orang yang paling lama ku
kenal. Dia benar-benar tepat waktu menolong ku waktu kesusahan atau lagi sedih
dia pasti ada buat hibur aku. Apa yang harus ku lakukan Brown-brown? Jujur saja
aku tak tahan melihat Sogy dekat dengan perempuan lain selain aku. Jujur saja
Brown-brown hanya Sogy yang bisa merubah suasana hati ku yang berawal mendung
dan hujan menjadi besinar dan juga ada pelangi. Apa yang harus ku katakana
Brown-brown?” tulisan curhatan ku hari ini pada Brown-brown tentang perasaan ku
pada Sogy yang tak menentu! Brown-brown adalah buku diary ku yang kecil mungil
berwarna coklat dan selalu ku bawa kemana-mana. Brown-brown ini kado ulang
tahun dan juara kelas dari Sogy. Meskipun kecil dan sederhana, aku tetap suka
pada kado Sogy yang benar-benar special untuk ku. seperti lyric lagu westlife
yang More Than World : just by saying I love you. Dan lyric lagu Backstreet
Boys yang More Than That : I’ll love you more than that! Seperti itulah kata-kata
dan ungkapan hati ku pada Sogy.
Waktu berjalan dengan cepat dan tak kurasa aku sudah 2 tahun
mendapatkan surat kaleng cinta tapi sudah 3 bulan ini aku tak mendapatkan surat
kaleng cinta itu lagi dan sekarang waktu yang tepat untuk mendengarkan lagu
westlife yang Soledad lalu menangis lagi,karena suasana hati sedang mendung dan
hujan deras tak ada seorang lagi yang membuat hati ku cerah dan berpelangi
indah lagi. Sejak kedatangan Flora anak yang baru pindah 3 bulan yang lalu,Sogy
tak pernah ada lagi saat aku membutuh dia dan lain-lain. Flora anak yang sangat
cantik banyak di sukai laki-laki sekolah telah merebut Sogy yang ku suka tapi
aku masih saja binggung dengan perasaan ku padanya. Dan anehnya saat Sogy sudah
tak nempel lagi pada ku, surat kaleng cinta lenyap begitu saja. Aku merasa ada
keganjilan antara Sogy dan surat kaleng cinta itu. “Adduuhhhh…. Princess Mia
merenungkan kepergian Princes Sogy yang tercinta. Kesepian sekarang niiiee!!”
“Ahh!! Jully ngaco lagikan! Sudah lah jangan panggil Princess Mia lagi. Sudah
berakhir jaman Princess Mia yang ada itu Princess Flora sekarang.” Kata ku
panjang lebar pada Jully dan aku memasang wajah muram + kesepian. “Sudalah Mia!
Jangan kamu pikirin lagi sii Flora itu. Aku yakin Sogy bakal balik suka sama
kamu. Tenang saja,kepergian Sogy Cuma sementara Mi.” Jully yang sibuk menghibur
ku hanya ku balas dengan senyuman kacil ku yang biasa di sebut senyuman maut
Mia. Yang mengarang seperti itu siapa lagi jika bukan Sogy. Benar-benar ku
rindukan Sogy yang selalu bersama dengan ku. “Tuh kan!! Apa yang ku kata! Kamu
jatuh cinta sama Sogy,Mia! Mendingan kamu bilang ke dia! Dari pada nanti Sogy
sama Flora,ancur deeh hati mu nanti!” balasan dari Jully karena senyuman maut
ku! “aahh masa bodoh! Mau Sogy sama Flora kek,atau hati ku ancur kek!! Itu
bukan urusan mu Jully! Aku yang bersangkutan tak terganggu kenapa kamu yang
harus terganggu. Omongan mu ngaco semua. Gak ada satupun yang benar tentang ku.
kamu tak tahu apa-apa Jul! jangan ikut campur dan sok tahu semuanya donk!
Pokoknya aku bilang MASA BODOH tetap MASA BODOH. Tak bisa di ganggu gugat
lagi.!” Bentak ku kepada Jully. Serentak anak-anak berpaling pandang dan menatap
ku. tatapan SHOCK dan tak terduga-duga terpancar dari sorotan mata Jully . ku
tinggalkan Jully dan menuju balcon sekolah. Di atasa balcon ku tenangkan
pikiran ku dan berfikir sejenak tentang yang ku lakukan pada Jully. Memang yang
ku katakan pada Jully terasa berlebihan tapi bagaimana lagi pada saat itu
amarah ku sudah pada puncaknya. Benar-benar kesal aku padanya.
Saat pulang sekolah,ku menunggu Jully di depan gerbang
sekolah untuk meminta maaf. Aku merasa bersalah padanya karena perkataan ku
yang tak pantas ku ucapkan padanya. “Jully! Maaf yya. Karena aku berkata begitu
kamu sakit hati. Maaf! Benar-benar maaf Jully!” ku tundukkan kepala ku dan
berkata maaf pada Jully. “Ooohh..!! Cuma itu aku juga pasti tahu kamu jadi
gusar-gusar begitu. Aku juga minta maaf karena dah bikin kamu kesal Mia!”
senyum Jully membuat hati ku tenang. “eehh Mia. Ujian kelulusan sekolah sudah
hampir dekat. Kira-kira 2 minggu lagi! Sudah rasa cukup belum bekal mu?”
“Eehh?? Sudahlah tentunya. Mia mar Mia pasti sudah siapkan bekal dong dari
dulu!” “Untung kalau begitu kamu gak
perlu kejar paket malam untuk kerjakan soal kelulusan.” “yayaya donk Jul..!!”
Hari terakhir ujian, aku merasa gelisah tapi aku mencoba
untuk menghilangkan rasa gelisah menjadi konsentrasi pada ujian ini. Jam untuk
kerjakan ujian sudah berakhir,aku kumpulkan hasil jerih payah ku dalam belajar
dan sekarang waktunya untuk berharap nilai bagus. “Mia! Kau bisa kerjakan soal
yang terakhir tadi?” terdengar suara Sogy yang berjalan menuju ku. “Oooh..!!
it’s easy man! Gak usah basa-basi segala! Apa mau mu sekarang?” ku tampakkan
wajah malas ku padanya agar dia tak meminta pada ku yang aneh-aneh. “Aku ikut
tes pertukaran pelajar. Tes itu diadakan 1 bulan lagi,and then aku belum paham
Biology yang bagian itu!” jawab Sogy dengan malu-malu “Eee..?? bagian yang mana
Gy?” “yang bagian itu lho Mi! yang pernah kamu ajari 3x” “apa? Belum paham juga
kamu? Ammppuunnnn!!” “sebenarnya sudah paham tapi sudah lupa. Pokoknya kamu
harus ajari aku! Ku tunggu besok bel istirahat pertama dan kedua di kantin.
Harus datang pokoknya. Daahh yya Mi! aku ada acara. Bye-bye.” Dan akhirnya Sogy
meninggalkan aku sendirian sebelum aku mengatakan untuk menolak. Dasar Sogy!
Kalau sudah begini harus datang besok waktu istirahat.
Istirahat telah datang dan tempat untuk belajar sudah di
siapkan oleh Sogy. Lalu Kami memulai kegiatan belajar mengajar. Suasana kantin
yang seharusnya ramai berubah menjadi sepi. Semua anak yang pergi ke kantin
selalu melihat kami berdua sedang belajar jadi serius atau gara-gara Sogy yang
sangat serius. Semua anak tahu sampai guru pun tahu bagaimana Sogy di kelas tak
pernah serius,tapi sekarang berbeda. Dia sangat terlihat serius! Wajah
seriusnya sangat menarik dan terlihat tampan. Aahh apa-apaan sih malah ngaco
pikiran ku. “selesai! Semuanya sudah benar Mi. pelajaran hari ini cukup yya Mi!
aku ada janji dengan seorang bye-bye!” “Eehh..tunggu! janji sama siapa?” “sama
Flora,aku mau pulang bareng dia. Mau ikut juga?” “gak ah males!” “oohh.!!
Bye-bye Mia.!” Dan akhirnya Sogy meninggalkan aku sendirian lagi.
1 bulan sudah berlalu. Sogy lulus ujian pertukaran pelajar
dan dia memberikan ku gantungan kunci yang berbentuk hati. Awalnya aku kira dia
hanya menyerahkan gantunan ini sebagai tanda terimakasih. Tapi semakin lama aku
curiga pada Sogy. Mungkin memang Sogy memiliki maksud memberikan gantungan ini
pada ku. Hari yang ku tunggu-tunggu akhirnya tiba juga.hari yang ku tunggu
adalah upacara kelulusan. Aku lulus dengan sangat memuaskan. Tinggat 2 nilai
terbaik satu sekolah. Benar-benar senang aku! Sebelum hari kelulusan Jully
bercerita pada ku Flora akan mengungkapapkan perasaannya pada Sogy setelah
upacara kelulusan. Tapi bagi ku tak berarti apa-apa. Pada waktu upacara di
laksanakan dan nama Sogy terlontarkan
oleh kepala sekolah tiba-tiba aku terasa hanyut pada De~Javu.
Terhanyut oleh perasaan yang selama ini tak pernah terasa oleh ku. Rupanya yang
di katakana oleh Jully tentang perasaan ku betul. Aku memang menyukai Sogy.
Setelah upacara kelulusan tibalah kesempatan Flora
mengatakan perasaannya pada Sogy. Hujan rintik-rintik jatuh dari atas mebasahi
tubuh ku yang berada di balcon melihat proses mengutarakan cinta itu
berlangsung. Selama proses berlangsung aku menangis tak henti-hentinya
menyesali perasaan ku yang tiba-tiba terungakap dengan jelas. Ku buka ransel
dan meraih sapu tangan,jatuhlah sepucuk surat yang tertuju pada ku berasal dari
Sogy. Dia menjelaskan tentang surat kaleng cinta dia dan maksud dia memberikan
gantungan kunci. Ku lihat dirinya di bawah sana,lalu ku teriak sambil memejamkan
mata “Sogy tunggu aku!”. Ku berlari menuruni tangga dan menuju tempat Sogy
dengan cepat. Ku hiraukan seragam ku yang basah kuyup tuk menuju tempat Sogy.
Terlihat oleh mata ku,Sogy yang ku cinta menyelempitkan payung di lehernya dan
membuka kedua tangannya lalu berkata “Welcome Honey.”
0 komentar:
Posting Komentar